PT Pandawa Amerta Packindo

PABRIK PLASTIK, LAUNDRY, BERAS, DLL TERBAIK SE-INDONESIA
JAM KANTOR : Senin-Jumat 09:00-17:00 | Sabtu : 09:00-14:00 | Minggu dan Tanggal Merah : Libur

Bentuk Kemasan Plastik Makanan dan Non-Makanan

whatsapp image 2025 03 06 at 13.20.16 96f7ae9b

Industri kemasan plastik memiliki cakupan yang sangat luas. Oleh karena itu, para produsen biasanya membagi kategori plastik berdasarkan jenis bahan baku (resin) serta bentuk fisiknya. Selain itu, pemilihan bentuk kemasan ini sangat bergantung pada karakteristik produk—seperti tingkat sensitivitas terhadap udara, cahaya, atau panas—serta mempertimbangkan kebutuhan distribusi di lapangan.

Berikut adalah rincian bentuk kemasan plastik yang paling sering Anda temui di pasar:

1. Kemasan Fleksibel (Flexible Packaging)

Banyak pengusaha memilih kemasan ini karena bobotnya yang ringan, sifatnya yang hemat ruang, serta biaya produksinya yang relatif rendah. Selain keunggulan tersebut, berikut adalah beberapa varian populernya:

  • Standing Pouch: Produsen merancang kemasan ini agar dapat berdiri tegak di rak. Biasanya, industri menggunakan wadah ini untuk mengemas kopi, snack, hingga deterjen cair, yang sering kali menyertakan fitur zipper atau spout.

  • Vacuum Bag: Plastik kedap udara ini (umumnya berbahan Nylon/PE) secara efektif memperpanjang masa simpan produk segar seperti daging, ikan, atau sosis.

  • Sachet & Stick Pack: Industri menggunakan format ini untuk produk porsi sekali pakai, misalnya kopi bubuk, sampo, atau saus sambal.

  • Shrink & Stretch Film: Plastik tipis ini akan mengerut saat Anda memanaskannya untuk membungkus botol minum dalam jumlah banyak. Sementara itu, versi elastisnya berfungsi untuk membungkus palet barang agar tetap stabil selama pengiriman.

  • Cling Wrap: Konsumen sering menggunakan plastik bening tipis ini untuk menutup makanan segar atau buah agar terhindar dari proses oksidasi.

2. Kemasan Kaku (Rigid Packaging)

Berbeda dengan kemasan fleksibel, kemasan kaku memberikan perlindungan fisik yang jauh lebih baik serta menjaga bentuk asli produk. Beberapa contohnya meliputi:

  • Botol & Toples (PET/HDPE): Pabrik memproduksi botol PET untuk air mineral, sementara botol HDPE sering membungkus produk susu, jus, serta cairan pembersih lantai.

  • Cup & Tub: Wadah ini menyediakan ruang aman untuk yoghurt, es krim, margarin, atau mi instan cup. Produsen biasanya menggunakan bahan PP atau PS untuk tipe ini.

  • Jeriken: Industri mengandalkan jeriken untuk menampung cairan dalam volume besar, seperti minyak goreng 5L, cairan kimia, atau deterjen kiloan.

  • Blister Pack: Kemasan ini menggunakan rongga plastik bening yang menempel pada kartu kertas. Petugas medis dan industri farmasi sering menggunakannya untuk membungkus obat tablet atau sikat gigi.

3. Klasifikasi Berdasarkan Jenis Plastik (Kode Resin)

Selanjutnya, Anda perlu memahami kode angka pada plastik karena hal tersebut sangat menentukan tingkat keamanan dan fungsi penggunaan. Dengan memperhatikan kode ini, produsen maupun konsumen dapat menjamin bahwa plastik tersebut memang sesuai dengan peruntukannya.

Kode Jenis Plastik Penggunaan Umum Sifat Umum
1
PET
Botol air mineral, botol selai.
Bening, kuat, sekali pakai.
2
HDPE
Botol susu, botol deterjen, tas belanja.
Kaku, tahan bahan kimia.
3
PVC
Cling wrap, pipa, kemasan mainan.
Fleksibel tapi berisiko jika kena panas.
4
LDPE
Kantong roti, plastik pembungkus makanan.
Sangat fleksibel, tahan lembap.
5
PP
Wadah makanan microwave, tutup botol.
Tahan panas, paling aman untuk makanan.
6
PS
Styrofoam, wadah telur, sendok plastik.
Ringan, isolator suhu, sulit didaur ulang.
7
Other
Galon air, botol minum atlet.
Campuran atau jenis baru (seperti Bioplastik).

Perbedaan Utama: Makanan vs Non-Makanan

  • Industri Makanan: Fokus pada standar Food Grade, kemampuan menahan uap air, oksigen, dan suhu (misal: plastik PP untuk makanan panas).
  • Industri Non-Makanan: Lebih fokus pada ketahanan terhadap bahan kimia keras (seperti asam pada pembersih) dan kekuatan fisik untuk distribusi barang berat (seperti HDPE pada jeriken).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *